

Tangerang, 8 September 2026 – PT Trimitra Trans Persada Tbk (“B-LOG” atau “Perseroan”; IDX: BLOG) membukukan pendapatan sebesar Rp733 miliar pada semester I 2026, tumbuh 17% dibandingkan Rp626 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Laba bersih meningkat 9% menjadi Rp78 miliar dari Rp71 miliar.
Kinerja dan perkembangan bisnis tersebut dipaparkan B-LOG dalam Public Expose 2026 pada 8 September 2026, sebagai bagian dari keterbukaan informasi Perseroan kepada investor dan pemangku kepentingan. Materi Public Expose B-LOG mencakup perkembangan bisnis, jaringan dan fondasi operasional, serta kinerja keuangan Perseroan hingga semester I 2026.

(Dari kiri ke kanan) Chief Innovation Officer B-LOG Gerry Ardian, Presiden Direktur B-LOG Maickel Tilon, dan Finance & Accounting Division Head B-LOG Antonia Indrawati memberikan paparan dalam Public Expose 2026 di Tangerang, Selasa (8/9/2026).
B-LOG menjalankan bisnis third-party logistics (3PL) B2B melalui integrasi jaringan pergudangan yang mencakup cold storage maupun dry warehouse dengan layanan transportasi darat untuk mendukung proses distribusi yang masif di seluruh Indonesia. Melalui model ini, B-LOG mengelola supply chain pelanggan mulai dari penerimaan barang masuk ke Warehouse, inventory management, order management, proses pick & pack, penjadwalan pengiriman, hingga eksekusi distribusi barang ke Pelanggan dengan menggunakan truck.
Dengan fokus utama B-LOG pada Cold Chain Logistics, B-LOG memiliki kemampuan dan kapabilitas untuk mengelola produk Pelanggan yang memerlukan pengendalian suhu dengan integrasi fasilitas cold storage di lokasi-lokasi yang strategis dengan layanan transportasi cold chain untuk melayani proses distribusi di seluruh Indonesia.
Hingga semester I 2026, jaringan operasional B-LOG telah menjangkau lebih dari 130 titik di lebih dari 50 kota dan 25 provinsi di seluruh Indonesia. Dengan dukungan lebih dari 3.500 armada dan 16 jaringan gudang , operasional logistik B-LOG telah mampu melayani lebih dari 26.000 titik pengiriman per hari. Jumlah ini meningkat secara konsisten dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
“Pertumbuhan B-LOG ditopang oleh empat fondasi yang saling terhubung, yaitu peningkatan kualitas sumber daya manusia, perluasan jaringan distribusi di seluruh Indonesia, penggunaan teknologi yang adaptif, serta aset dan infrastruktur. Penguatan keempat fondasi tersebut mendukung peningkatan kapabilitas & kualitas layanan B-LOG untuk terus tumbuh secara berkelanjutan dalam mendukung perkembangan Supply Chain di Indonesia,” ujar Gerry Ardian, Chief Innovation Officer B-LOG.
Seiring dengan pertumbuhan jaringan operasional, B-LOG terus menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menjaga konsistensi standar layanan di berbagai wilayah. Upaya tersebut dilakukan melalui program learning & development, performance management, serta leadership & succession, termasuk pembangunan Training Center B-LOG di Tangerang. Ke depan, pengembangan fasilitas training center ini akan diarahkan secara bertahap ke wilayah-wilayah strategis lainnya, sejalan dengan pengembangan fasilitas operasional untuk menambah kapasitas sekaligus meningkatkan konektivitas antara layanan transportasi dan pergudangan.

Dari sisi keuangan, margin laba bersih semester I 2026 tercatat sebesar 10,6%. Per 30 Juni 2026, B-LOG membukukan total aset Rp1,138 triliun, liabilitas Rp511 miliar, dan ekuitas Rp627 miliar. Posisi tersebut melanjutkan perkembangan skala aset Perseroan dibandingkan Rp1,032 triliun pada akhir 2025.
“Pertumbuhan pendapatan dan laba bersih pada semester I 2026 menunjukkan kemampuan Perseroan dalam menjaga kinerja di tengah pengembangan kegiatan usaha. Kami terus menjaga pengelolaan aset dan struktur permodalan agar dapat mendukung pertumbuhan bisnis secara sehat dan berkelanjutan,” ujar Antonia Indrawati, Finance & Accounting Division Head B-LOG.
Memasuki semester II 2026, B-LOG terus memperkuat kesiapan armada, fasilitas pergudangan, sumber daya manusia, dan sistem operasional untuk menjaga kualitas layanan serta mendukung kebutuhan pelanggan.