

Seluruh dana bersih IPO sebesar Rp138,23 miliar telah digunakan seluruhnya untuk pengembangan cold storage dan penguatan armada operasional tipe cold dan dry sesuai rencana dalam prospektus.
Seluruh dana bersih IPO sebesar Rp138,23 miliar telah digunakan seluruhnya untuk pengembangan cold storage dan penguatan armada operasional tipe cold dan dry sesuai rencana dalam prospektus.
Tangerang, 09 Juli 2026 – PT Trimitra Trans Persada Tbk (“Perseroan” atau “B-LOG”) [IDX: BLOG] telah menggunakan seluruh dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham atau Initial Public Offering (IPO) hingga akhir Semester I 2026.
Berdasarkan Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum per 30 Juni 2026, Perseroan memperoleh dana hasil IPO sebesar Rp140,81 miliar. Setelah dikurangi biaya penawaran umum sebesar Rp2,58 miliar, dana bersih yang diperoleh Perseroan tercatat sebesar Rp138,23 miliar. Seluruh dana bersih tersebut telah digunakan 100% sesuai dengan rencana yang disampaikan dalam prospektus.
Sekitar 67% atau sebesar Rp92,61 miliar dialokasikan sebagai setoran modal kepada entitas anak Perseroan, PT Simpan Sini Aja, untuk mendukung pembangunan fasilitas cold storage di Kabupaten Tangerang, Pontianak, dan Makassar. Fasilitas tersebut dirancang untuk mendukung kebutuhan penyimpanan produk dengan pengendalian suhu yang berbeda, mencakup suhu ambient, chiller, dan frozen. Hingga 30 Juni 2026, seluruh setoran modal tersebut telah digunakan seluruhnya sehingga sisa dana di entitas anak tercatat sebesar Rp0. Berdasarkan laporan sebelumnya, per 31 Desember 2025, penggunaan dana tersebut tercatat sebesar Rp50,84 miliar, dengan sisa sebesar Rp41,77 miliar yang masih dialokasikan untuk melanjutkan pembangunan fasilitas di semester I 2026.
Sementara itu, sekitar 33% atau sebesar Rp45,62 miliar digunakan Perseroan untuk pembelian kendaraan light truck beserta karoseri tipe cold dan dry yang seluruh dananya sudah digunakan sampai akhir 31 Desember 2025. Pembelian aset kendaraan tersebut digunakan untuk menambahkan kapasitas aset operasional B-LOG dalam mendukung kebutuhan distribusi pelanggan dengan karakteristik produk dan penanganan yang beragam.
Direktur sekaligus Corporate Secretary PT Trimitra Trans Persada Tbk, Wanny Wijaya mengatakan bahwa penggunaan dana IPO diarahkan pada aset yang memiliki keterkaitan langsung dengan kegiatan operasional dan pengembangan bisnis Perseroan.
“Penggunaan dana IPO telah kami arahkan untuk mendukung pengembangan bisnis melalui peningkatan aset operasional Perseroan sesuai dengan rencana yang telah disampaikan kepada publik. Penggunaan dana hingga Semester I 2026 ini mencerminkan komitmen kami dalam menjalankan pengelolaan dana secara disiplin, transparan, dan akuntabel,” ujar Wanny.
Sejalan dengan pertumbuhan bisnisnya, B-LOG akan terus melanjutkan pengembangan Perseroan melalui tiga pilar utama Perseroan, yaitu perluasan jaringan operasional, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penggunaan teknologi yang adaptif. Ketiga pilar tersebut menjadi fokus Perseroan dalam menjaga konsistensi pelaksanaan layanan dan mendukung kebutuhan distribusi pelanggan yang terus berkembang.
Sesi foto bersama para pembicara Bisnis Indonesia Forum di GIICOMVEC 2026. (Kiri ke Kanan): Kahfi, Moderator Bisnis Indonesia; M. Risal Wasal, Direktur Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda Kementerian Perhubungan RI; Gerry Ardian, Chief Innovation Officer B-LOG; dan Aji Jaya, Sales & Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors.